21August2014

Choice You'r Language

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Advetorial Pelantikan Anggota DPRD Mesuji 2014-2019

 
 

PPNI Tuntut RUU Keperawatan Jadi UU

PPNI Tuntut RUU Keperawatan Jadi UU

Made Yulianti - lampungtoday.com

BANDAR LAMPUNG : Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, kemarin, telah memovitasi kembali ratusan perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Puluhan anggota PPNI Provinsi Lampung terus memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keperawatan menjadi Undang-Undang, yang sudah diperjuangkan selama bertahun-tahun dan belum selesai dibahas oleh DPR RI.

Mereka mendesak DPR RI agar RUU Keperawatan segera disahkan menjadi Undang-Undang (UU) yang hari ini, Selasa (21/5), merupakan agenda final pembahasan tersebut.

Dikatakan ketua PPNI Provinsi Lampung, Dedi Afrizal dalam orasinya di depan gedung DPRD Provinsi Lampung, agar wakil rakyat itu segera mengesahkan UU Keperawatan.

Menurut dia, tuntutan tersebut selaras dengan amanah UU Kesehatan No 36 Tahun 2009 pasal 21 ayat (3) ketentuan mengenai tenaga kesehatan diatur dengan UU, pasal 21 ayat (3) pengatur tenaga kesehatan di dalam UU adalah; tenaga kesehatan di luar tenaga medis.

"Pentingnya perawat mendapatkan UU Keperawatan karena masih rendahnya perlindungan dan kesejahteraan perawat di Indonesia, UU Keperawatan akan memberikan perlindungan kepada pasien, masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman untuk meningkatkan pelayanan perawat yang profesional," kata Dedi.

Dan dengan UU keperawatan, lanjut dia, akan memacu perkembangan pendidikan penelitian dan pelayanan keperawatan yang profesional.

Dijelaskan, pada Selasa ini merupakan agenda final pembahasan di DPR RI. Karena itu, mereka ingin pembahasan tersebut agar tidak ditunda lagi.

Selama ini, kalangan perawat tidak memiliki payung hukum dalam melaksanakan tugasnya sehingga lingkup kerja mereka belum jelas.

“Selama ini, dasar kami bekerja hanya No 148/2010 tentang Registrasi dan Praktik Keperawatan. Aturan itu belum kuat karena mudah berubah dan diganti setiap tahunnya. Selain itu, batasan tugas perawat itu seperti apa, belum ada aturan yang jelas. Salah satunya, apakah kami boleh menyuntik pasien atau tidak,” imbuh Dedi.

Maka dari itu, pihaknya meminta agar DPR bisa segara membahas dan mengesahkan UU Keperawatan. "DPR jangan terlalu lama untuk segera mengesahkan UU Keperawatan ini," imbau Dedi.

Add comment


Security code
Refresh

Kontak :

Jalan Lintas Timur Simpang Bawang Latak, Menggala Tulang Bawang - Lampung - Indonesia

Kritik & Saran Kirim Ke E-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

  • Today News
  • Politik
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Advetorial

Newsletter

Silahkan berlangganan Berita dengan memberikan alamat e-mail Anda.