23October2014

FOR SALE : BNIB ( KONDISI BARU ) HEADLAMP JDM FIT JAZZ GD3 2004-2007 MERK TYC HARGA MURAH SEPASANG 2JT STOCK TERBATAS +++ +++ - SEPASANG SUBWOOFER SPL GRANDEUR CRAFT + MONO AGAKO AK6000 KONDISI SECOND SIAP PAKAI NO SERVICE HARGA MURAH. +++ +++ - SEPASANG SUBWOOFER PROKICK TRIPLE MAGNET PK12X3 KONDISI ORI SIAP PAKAI BUAT YG MAO MAEN GEBER2AN HARGA MURAH SEPASANG CUMA Rp. 4,5JT +++ +++ - VELG REP SPOON R15 REPAINT PUTIH LEBAR 6,5 RATA PCD 4X100 VELG ONLY HARGA Rp. 2,7JT +++ +++ - REP TE37SL R16 REPAINT HITAM LEBAR 7,5 RATA PCD 4X100/114 + BAN TURANZA 185/55/16 KONDISI 80% MINUS. 1 TAMBALAN HARGA Rp. 3,8JT +++ +++ - VELG REP GRAMLIGHT 57S R17 LEBAR 7,5 RATA ET 42 PCD 4X100/114 VELG ONLY HARGA 3JT ( FREE ONGKIR SUMATRA & JAWA ) +++ +++ - VELG ORI JAZZ VTEC 2006 R15 LEBAR 6,5 RATA PCD 4X100 HITAM VELG ONLY Rp. 2JT +++ +++ - PER TANABE NF BOLT ON JAZZ GD3 / CITY GD8 KONDISI ORI NO POTONG NO PRESS LENGKAP DUS HARGA Rp. 1,4JT NETT +++ +++ - PER TANABE DF BOLT ON JAZZ GD3 / CITY GD8 KONDISI ORI NO POTONG NO PRESS TANPA DUS MINUS UDAH REPAINT HARGA Rp. 1,2JT +++ +++ - KNALPOT HKS BURNTIP TABUNG PENDEK ( PREFER BUAT MOBIL MATIC )BOLT ON JAZZ GD3 TAIWAN TINGGAL BAUT AJA BRO... +++ HARGA SOLD +++ +++ MINAT HUB : 081278565898 PIN BB : 24E4DD24 +++ COD BANDAR LAMPUNG DAN SEKITARNYA +++

Choice You'r Language

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Advetorial Dinas Pekerjaan Umum Tulang Bawang 2014

 
 

Siapa Calon Pendamping Agung “ Ya Kita Lihat Saja Nanti “

Siapa Calon Pendamping Agung “ Ya Kita Lihat Saja Nanti “

Alex BW – lampungtoday.com

Lampung Utara : Siapa-siapa nama Wakil Bupati (Wabup) Lampura yang bakal menggantikan almarhum Paryadi nampaknya masih menjadi teka-teki.  Namun, Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara rupanya punya kriteria khusus untuk calon Wakil Bupati yang kelak mendampinginya.

" (Kriteria Wakil Bupati) Yang punya mata untuk melihat rakyat, yang punya telinga untuk mendengarkan keluhan rakyat, yang punya mulut untuk berani katakan yang benar, yang punya tangan dan kaki untuk berbuat cepat mengabdi kepada rakyat," ucap Bupati Agung kepada lampungtoday.com sesaat sebelum meninggalkan gedung Pemkab Lampura, Rabu (22/10) pagi, sekitar pukul 09.00 Wib.

Dia lantas mengungkapkan, bahwa Wabup itu yang bisa bekerjasama dengan Bupati, mendukung program-program Bupati, yang bisa menyesuaikan gaya kepemimpinan Bupati. " Mudah-mudahan dalam waktu singkat, (Wakil Bupati) adalah. Saya juga, Gak tahan ngeduda(memimpin) sendirian terus," demikian Agung sambil mengumbar senyumnya yang khas.

Ketika disebutkan dua nama kandidat kuat Calon Wakil Bupati pengganti Paryadi yang beredar luas dimasyarakat, Iwan Alihasan dan M. Yusrizal, ST, Bupati termuda di Lampung ini hanya menjawab dengan bahasa diplomatisnya. " Ya kita lagi liat, siapa nama-nama (wabup), kita lagi inventarisasi," kata Agung, pria lulusan STPDN ini.

Mengenakan safari warna abu-abu dan krem, Ia menjelaskan, sosok Wabup itu dilihat dari berbagai seginya, Jadi semua nama-nama yang telah beredar luas dimasyarakat akan ditampung. " Ya kan begini, (penentuan Wabup) kita lihat nanti. Jangan sampai, dengan datangnya Wabup nantinya, justru membuat suasana gak kondusif," tukasnya.

" Oke, oke ya, salam tiga jari," imbuh Bupati Agung sembari berlalu dari awak media, dilantai dua Pemkab Lampura dan meniti anak tangga ke lantai satu, untuk menuju mobil dinasnya Honda Accord BE 7 J.

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 18

Dinas PU Wajib Berikan Data Proyek Ke DPRD

Dinas PU Wajib Berikan Data Proyek Ke DPRD

Calon Reporter 07 – lampungtoday.com
Bandarlampung : Wakil Walikota Tobroni Harun mengharapkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait apabila diminta oleh DPRD kota Bandarlampung mengenai data-data pekerjaan di SKPDnya wajib untuk memberikannya. Dikarenakan itu bukan sesuatu yang rahasia yang tujuannya untuk kepentingan publik."DPRD  punya hak untuk mendapatkan informasi terkait pembangunan yang sedang berjalan maupun pembangunan yang sudah berlalu, dan ketika SKPD terkait bila diminta data-data dokumen pekerjaan di SKPD-nya wajib memberikannya," kata Wakil Walikota Bandarlampung Tobroni Harun, Rabu (22/10).

Lanjutnya, Data-data pekerjaan dinas PU yang diminta oleh DPRD adalah bukan rahasia dan masyarakat dapat mengetahuinya."Karena inikan untuk kepentingan publik yang berarti itukan bukan sesuatu yang rahasia," tegasnya Tobroni.Tobroni berharap, eksekutif dengan legislatif dapat bekerjasama dengan baik sehingga informasi-informasi yang diperlukan oleh DPRD terhadap SKPD terkait harus disampaikan."Mutlak itu nanti kita saling mengingatkanlah," singkatnya.Disinggung,wcana yang sempat muncul di Komisi III untuk merekomendasikan kepada pemkot terkait pergantian Kadis PU Ibrahim,Ketua DPD PAN Kota Bandarlampung ini enggan berkomentar.

“Nah kalau itu (pergantian Kadis PU) bukan ranah saya,intinya eksekutif dan legislaltif harus sinergis.nanti kita tanyakan kepada dinas terkait ada apa tidak mau memberikan data tersebut,”tandasnya.

Sebelumnya, meski telah dikirimkan surat permintaan data-data proyek oleh DPRD Kota Bandarlampung, namun Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat sampai saat ini belum juga menyerahkan data-data yangdiminta. Khususnya ke komisi III DPRD.  Apabila PU tidak juga memberikan data, komisi III mengindikasikan adanya ketidakbenaran proyek-proyek PU alias illegal."Artinya jika mereka tidak ada kerjasama yang baik dengan komisi III perlu dicurigai,  berarti pekerjaan mereka  gak bener dan patut kita pertanyakan kenapa?," kata Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung Heriyadi Payacoen, beberapa waktu lalu di ruangan komisi III.

Dikatakannya,  walaupun anggaran pekerjaan 2014 tersebut pembahasannya di tahun 2013 oleh anggota DPRD yang lalu, tetapi pihaknya sekarang harus tahu pekerjaannya sudah sampai  dimana. "Memang pembahasan pekerjaannya tahun kemarin dan kita tidak tahu karena bukan kita yang membahas, tetapikan sekarang kita harus tahu kerjaan itu sudah sampai dimana," ujar Heriyadi.

Menurutnya,  apabila pihak PU masih bersikeras tidak memberikan data-data proyek tahun 2014 yang sedang berjalan ataupun yang sudah berjalan, Komisi III selaku mitra kerja dinas PU  tidak akan dapat mengawasi pekerjaan proyek fisik tersebut. Dan pihaknya juga akan merekomendasikan kepada walikota untuk mencari pengganti Kadis PU Ibrahim yang dinilainya tertutup dan tidak mau bekerjasama."Bagaiama kita mau melakukan pengawasan jika sampai hari ini data belum diserahkan. Kalau seperti itu kita akan merekomendasikan kepala dinas PU untuk dipecat atau diganti saja. Kita tidak mau berandai-andai kita tempuh dulu cara persuasif,” kata Heriyadi.Heriyadi menambahkan, tertutupnya kepala dinas PU Ibrahim dengan DPRD membuat Komisi III menduga adanya indikasi jika dinas tersebut tidak ingin pekerjaan proyek tahun anggaran 2014 untuk di ketahui Publik.“Gimana mau komunikasi jika telponnya saja ganti-ganti terus,jangankan saya,walikota saja susah menghubungi Kadis itu,” ujarnya.

 

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 16

Hearing Komisi III: BPBD Mengaku Selama Bekerja Keja Pihaknya Tak Pernah Pakai SOP

Hearing Komisi III: BPBD Mengaku Selama Bekerja Keja Pihaknya Tak Pernah Pakai SOP

Aji – lampungtoday.com
Pesawaran : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran mengaku selama menjalankan tugas tak pernah menggunakan standar  Operating Prosedure (SOP), alasannya BPBD mengaku pihaknya memiliki keterbatasan peralatan hingga tidak mungkin melakukan pekerjaan sesuai dengan ketentuan.

Hal ini dikatakan Kepala BPBD, Syamsul saat hearing dengar pendapat bersama Komisi III di ruang sidang DPRD Rabu, (22/10) “ Kita hanya memiliki 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar reg) jadi tidak
mungkin bisa kita kerja sesuai SOP, sebab dalam SOP 15 menit setelah kejadian kebakaran petugas harus sudah sampai dilokasi,” Katanya.

Sementara rute di 9 kecamatan Kabupaten Pesawaran letak dan kondisinya sangatlah beragam serta curam, seperti halnya di Kecamatan Padang Cermin, selain jalan berliku dan curam juga waktu untuk menempuh hingga ke kecamatan tersebut tidak akan cukup hanya dengan waktu 1 jam.

Untuk ini, DPRD setempat menyarankan, bahwasanya perlu adanya pemerataan penempatan petugas Damkar di tiap kecamatan kalau perlu dilakuakn penambahan Damkar, ini dinilai sangatlah epektif mengingat kondisi geogerafis pesawaran beragam,” Inilah fungsinya kita hearing, kita bersinergi bagaimana kedepan kabupaten pesawaran menjadi lebih baik lagi, nanti mudah-mudahan tahun  depan (2015 red) segala hambatan ini akan kita atasi bersama,” Kata Ketua Komisi III, Roliansyah.

Sementara itu, Supriyadi, menambahkan, dana untuk mengatasi kekurangan tersebut, sebenarnya bukan hanya bisa dengan cukup mengandalkan dari APBD pesawaran saja, jika memang hambatan terberat di BPBD dikarnakan anggaran pesawaran terbatas, maka seyogyanya jika dapat dilakukan BPBD
juga mengajukan dana dari pusat.

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 23

Wahhh...Pemkot Bandar Lampung Dapat Raport Merah Dari BPK

Wahhh...Pemkot Bandar Lampung Dapat Raport Merah Dari BPK

Calon Reporter 07 – lampungtoday.com
Bandar Lampung : Kinerja Pemerintah Kota Bandarlampung  melalui Badan Perizinan dan Penanaman Modal (BPMP) terkait pengelolaan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Gangguan (HO) pada tahun 2013 Semester I menurut Penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI Perwakilan Lampung kurang efektif. 

Hal itu terungkap pada penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Kinerja (LHPK) Pengelolaan Perizinan IMB dan Izin Gangguan pada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandarlampung serta Pengelolaan PBB Perdesaan dan Perkotaan pada Pemerintah Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Tengah, Pengelolaan Pelayanan Perhubungan pada Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Kegiatan Inventarisasi dan Pengamanan Hutan pada Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, serta Penyerahan Laporan Pemantauan Kerugian Daerah (PLPKD) per 30 September 2014, pada pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung oleh BPK RI perwakilan Lampung,rabu (22/10).

Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Lampung, V.M. Ambar Wahyuni mengatakan, penilaian tersebut diberikan karena belum didukung aspek kelembagaan dan sumber daya yang memadai. "Pelaksanaan pengelolaan perizinan IMB dan HO belum memadai. Serta monitoring evaluasi dan penanganan atas pengaduan belum dilaksanakan secara memadai," terang Ambar

Ambar mengatakan, selain IMB pihaknya juga menyoroti kinerja pengelolaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) tahun 2013 dan semester I 2014, yang dikategorikan belum efektif. Pasalnya penerapannya belum didukung kegiatan validasi dan pemutakhiran data PBB P2 dari KPP. "Serta validasi dan pemutakhiran data obyek dan piutang PBB P2 belum memadai. Tak hanya itu kegiataan pengelolaannya belim dimonitor dan dievaluasi secara memadai," terang Ambar. Atas laporan hasil pemeriksaan kinerja ini, sambungnya, BPK meminta kepada kepala daerah agar dapat menindaklanjuti rekomendasi hasil pemantauan kerugian daerah. "Pemerintah juga harus bertindak aktif, menatausahakan, dan memonitor kasus kerugian daerah ini," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, total kasus Se-Provinsi Lampung yang terjadi adalah 2.535 kasus senilai Rp 201.265.697.435,68, telah diangsur senilai Rp 50.873.685.768,71 atau sebesar 23,17 persen dan telah dilunasi senilai Rp 72.363.239.852,91 atau sebesar 39,73 persen. Sehingga sisa kerugian daerah senilai Rp 73.028.771.813,06 atau sebesar 37,09 persen.

"Untuk daerah dengan penyelesaian kerugian daerah urutan lima besar yakni Kabupaten Tulangbawang Barat 99,07 persen, Pringsewu 92,82 persen, Tanggamus 91,31 persen, Kota Bandarlampung 88,45 persen, dan terakhir 78,84 persen," ungkapnya.

Sedangkan untuk hasil pemantauan tindak lanjut yang telah dilaksanakan pafa tanggal 23 September 2014 lalu, jumlah rekomendasi yang diberikan BPK sebanyak 6.852 rekomendasi , dan sudah sesuai rekomendasi sebanyak 5.458 atau sebesar 79,66 persen. Namun untuk kategori ini Kota Bandarlampung masuk kedalam peringkat capaian terendah.

"Rencana pemantauan tindaklanjut atas rekomendasi BPK akan kembali kami laksanakan pada tanggal 2 Desember 2014. Sedangkan pemantauan penyelesaian kerugian daerah akan dilaksanakan bulan Maret 2015," katanya.

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 24

Proyek Dinas PU Pesawaran Banyak Bermasalah

Proyek Dinas PU Pesawaran Banyak Bermasalah

Aji – lampungtoday.com
Pesawaran : Demi menjalankan fungsi sebagai lembaga pengawasan, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran, Rabu (22/10) ramai-ramai turun lapangan. Seluruh anggota legislative tersebut melakukan operasi mendadak (Sidak) di tiga proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) diantaranya, Proyek bangunan Islamik Center, Proyek Gedung DPRD, dan Proyek Taman di lingkungan Pemda Pesawaran.

“Fungsi kita melakukan pengawasan,  Kita ingin mengetahui apakah pekerjaan sesuai spesifikasi atau tidak, dan ingin mengetahui apakah mungkin ditahun ini akan selesai dangan volume pekerjaan yang
dilakukan,” Kata ketua Komisi III, Ruliansyah kemarin.

Pertama para wakil rakyat tersebut mendatangi bangunan Islamic Center. Didampingi pengawas lapangan dan konsultan anggota legislatif ini nampak geleng-geleng kepala ketika melihat kondisi bangunan yang menelan anggaran Rp. 28 Miliar satu termin tersebut dinilai meragukan kualitasnya.

Seperti dikatakan, anggota Komisi III Supriyadi ketika ditemui dilokasi, menurut politisi partai Hanura ini,  behel atau gimbal penyangga pelpon bangunan tersebut banyak yang melengkung dan diakui
konsultan salah dalam pemasangan, selain itu ditemui beberapa titik tanggul pengeluaran air nampak bocor, dinding mengalami keretakan, dan adukan semen seperti tak sesuai perencanaan.

“ Belum juga dipakai sudah bocor semua, adukan semen itu juga masa dipegang hancur, ini Islamic untuk keperluan orang banyak, jangan sampai menimbulkan petaka nantinya,”  Ketus politisi Hanura saat dimintai tanggapannya.

Selanjutnya, Usai monitoring di Islamic Center, 12 anggota dewan kemudian melanjutkan turun ke lokasi bangunan Gedung DPRD. Sesampai dilokasi lagi-lagi para anggota dewan ini harus mengelus dada lantaran bangunan tersebut bukan untuk para dewan ngantor nantinya, bangunan megah tersebut justru hanya diperuntukan bagi sekretariat Dewan dan ruangan sidang paripurna.

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 14

Subcategories

Kontak :

Jalan Lintas Timur Simpang Bawang Latak, Menggala Tulang Bawang - Lampung - Indonesia

Kritik & Saran Kirim Ke E-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

  • Today News
  • Politik
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal

Newsletter

Silahkan berlangganan Berita dengan memberikan alamat e-mail Anda.