22December2014

Choice You'r Language

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Advetorial Dinas Pendidikan Tulangbawang 2014

 
 

Iklan Ucapan Dua Tahun Kepemimpinan Hanan A Rozak & Heri Wardoyo

 
 

Herman HN Lantik Ketua PMI Kota Bandar Lampung

Herman HN Lantik Ketua PMI Kota Bandar Lampung

Dian – lampungtoday.com
Bandar Lampung : Walikota Herman HN Senin (22/12/14) resmi melantik 24 anggota Palang Merah Indonesia dan rewalawan PMI Kota Bandar Lampung. Ke 24 yang dilantik tersebut terdiri dari 12 pengurus PMI dan relawan 12 PMI Kota Bandarlampung. Dalam pelantikan yang digelar di Gedung PKK setempat, orang nomor satu di Kota Bandar Lampung tersebut juga melantik Ketua PMI Kota Bandar Lampung Dedi Amrullah masa bhakti 2014-2019.

Dalam sambutan pertamanya Ketua PMI Kota Bandar Lampung Dedi Amrullah mengatakan, bahwa ia siap mengabdi dan memberikan kinerja yang terbaik demi kemajuan Palang Merah Indonesia. Selain itu ia juga memaparkan beberapa program kerja yang salah satunya akan tetap melanjutkan program yang sudah ada dan akan menjalin kerjasama dengan Palang merah Canada.

Sementara itu ditempat yang sama Walikota Bandar Lampung Herman HN berharap program kerja Palang Merah Indonesia Kota Bandarlampung lebih mengena kepada masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang membutuhkan. Selin itu ia manambahkan diharapkan dapat bekerja cepat dalam segala situasi salahsatunya menangani bencana.

 

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 7

Pemkab Tuba Siapkan Dana Rp. 1.75 M Untuk Kampun Rawarejo

Pemkab Tuba Siapkan Dana Rp. 1.75 M Untuk Kampun Rawarejo

Robert Downking – lampungtoday.com

Tulangbawang : Pemerintah Kabupaten Tulangbawang berencana akan merealisasikan anggaran sebesar Rp. 1,75 milyar pada tahun 2015 mendatang.

Wakil Bupati Tulangbawang mengatakan, anggaran sebesar Rp. 1,75 milyar tersebut untuk peningkatan jalan sepanjang 1,3 km dengan peninggian 1 meter. Selain membangun jalanm rencananya pemkab setempat juga akan membangun jembatan baru dengan ketinggian yang mencukupi untuk dilintasi air ketika banjir nanti.

"Kampung ini memang sering mengalami kebanjiran pada saat musim hujan seprti saat ini ,sehingga membuat beberapa masyarakat yang berada dekat dengan lokasi terpaksa harus mengungsi untuk sementara waktu," ujarnya.

Padahal jelas Heri ,Kampung Roworejo Kecamatan Banjar Margo merupakan salah satu kampung yang memiliki potensi pertaniaan dan perekonomiaan yang meningkat. Namun dikarenakan sering terjadi banjir sehingga membuat kampung tersebut harus mengalami kesulitan dalam meningkatkan dan memaksimalkan perekonomiaan.

"Maka dari itu pada tahun 2015 mendatang kami akan merealisasikan anggaran sebesar 1,75 milyar untuk pembangunan di Kampung Roworejo Kecamatan Banjar Margo Tulangbawang,"jelasnya.

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 22

Fakultas Pertanian Meriahkan Dies Natalis Ke 41 Unila

Fakultas Pertanian Meriahkan Dies Natalis Ke 41 Unila

Dian – lampungtoday.com
Bandarlampung : Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Jurusan Agroteknologi kembali unjuk kebolehan dengan mengikuti Dies Natalis Fakulta Ke 41 dengan menggelar bazar tumbuhan.

Nia Fatmawati salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Jurusan Agroteknologi mengatakan, setiap perayaan Diesnatalis tingkat fakultas, jurusannya tidak pernah absen, bahkan dalam tiga tahun terakhir selalu menjadi juara umum.

"Sejak 2011 Agt menjadi juara umum pembukaan stand tingkat fakultas," kata dia.

Dalam stand ini semua karya dari mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Agroteknologi yang berhubungan dengan tumbuhan ditampilkan dalam bazar ini. Beberapa hasil karya tersebut diantaranya adalah, Hortirarium, Terarium, Lanscape, bibit hasil cangkokan yang dikerjakan mahasiswa, benih - benih, kutur jaringan anggrek dan terasering

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 45

Program GSMK Di Dente Taladas Diduga Bermasalah

Program GSMK Di Dente Taladas Diduga Bermasalah

Arek Adhitiya – lampungtoday.com

Tulangbawang : Pekerjaan penimbunan tanah sepanjang 1000 meter yang digulirkan melalui Program Gerakan Serentak Membangun Kampung (GSMK) Kecamatan Dente Teladas Tulangbawang diduga dikerjakan tidak sesuai spek dan volume pekerjaan. Pasalnya belum genap enam bulan dikerjakan jalan tersebut mengalami kerusakan bahkan tidak bisa dilalui masyarakat.

Yanto (32) salah satu warga setempat mengatakan pekerjaan program GSMK yang direalisasikan di Kecamatan Dente Teladas Tulangbawang dinilai sia - sia (mubajir). Karena kalau dilihat pekerjaan penimbunan tanah tersebut di duga tidak sesuai voume karena sesuai dengan pengajuan proposal ke Dinas panjang 1000 M dengan ketebalan 30 cm , akan tetapi baik panjang maupun volume tidak sesuai dengan pengajuan dan di perkirakan ketebalan 5-10 cm saja yang dikerjakan," jelasnya.

"Sangat kami sayangkan program GSMK pada tahun 2014 ini kami nilai mubajir, serta pihak aparatur kampung sepertinya tutup mata mengenai hancurnya kembali jalan ini karena keluhan kami tidak direspon sama sekali selama ini," keluhnya.

Untuk itu Yanto berharap kepada Bapak Bupati maupun Wakil Bupati Tulangbawang serta pihak DPRD Tulangbawang untuk meninjau langsung program GSMK di Kecamatan Dente Teladas setempat.

"Karena kalau ini di biarkan kami masyarakat sekitar tidak dapat mengenyam pembangunan yang telah di gelontorkan oleh pemerintah dengan baik, sehingga program GSMK hanya sia - sia saja," pintanya.

Sementara itu Fasiitator Kecamatan (FK) Kecamatan Dente Teladas Tulangbawang Hi Arif membantah terkait pekerjaan program GSMK yang dinilai tidak sesuai volume. Menurutnya untuk penimbunan tanah di kecamatan Dente Teladas telah sesuai dengan RAP bahkan di dalam pengajuan proposal panjang 1000 m dan ketebalan 30 cm, bahkan ada swadaya masyarakat sepanjang 200 m sehingga menjadi 1200 m.

"Memang kalau ketebalan penimbunan tanah ada yang kurang dari 30 cm, karena lokasi jalan tersebut banyak berlubang, jadi bukan karena tidak sesuai volume," kilahnya singkat.

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 20

Mayat Anonim Itu Ternyata Warga Kota Alam

Mayat Anonim Itu Ternyata Warga Kota Alam

Alex BW – lampungtoday.com

Lampung Utara : Peristiwa penemuan mayat pria tak dikenal, di aliran irigasi Sungai Berantas Sipon 9, Dusun Kebon Lima, Desa Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampura, Kamis (18/12) siang, akhirnya terkuak. Pria tua yang tewas dengan sejumlah tusukan ditubuhnya itu ternyata Nawawi (61) Warga jalan Hartawi, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan.

Terungkapnya identitas pria tua itu, ketika Anggota Resmob Polres Lampura, membagikan berita siaran photo wajah  korban melalui via Broadcast BlackBerry Masseger (BBM). Alhasil, ada keterangan beberapa warga yang mengenali wajah si korban. Jum'at (19/12), Polisi pun melakukan investigasi dan berhasil mengetahui kediaman korban. Tak lama, Polisi juga berhasil mengungkap tersangka pelaku pembunuhan korban tersebut. Yang tak lain menantunya sendiri, Risky Ardianto (24).

Kanit Resmob Polres Lampura, Ipda Andri Gustami, ketika dikonfirmasi, mengungkapkan, sosok mayat yang ditemukan warga, Kamis (18/12) siang, di Dusun Kebon 5, Desa Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, merupakan korban pembunuhan seorang menantunya sendiri. " Korban bernama Nawawi (61) Warga jalan Hartawi, Kelurahan Kota Alam. Dia (Nawawi) mertua dari tersangka Risky Ardianto (24) yang kami amankan. Kuat dugaan (Risky)pelaku atas pembunuhan korban Nawawi," ucap Kanit Resmob, hari ini, di Polres Lampura.

Diceritakan Andri Gustami, aksi pembunuhan itu disebabkan adanya dugaan unsur dendam. Berdasarkan keterangan tersangka, lanjutnya, Risky sebelumnya merasa kesal dengan korban Nawawi (Mertuanya). " Risky diminta korban untuk bercerai dengan istrinya (Nuraini, Red) yang merupakan anak Nawawi." Katanya.

" Nawawi dihabisi dikediamannya, Rabu (17/12) malam sekitar pukul 21.30 Wib. Risky bersama seorang tersangka lain berinisial MA yang masuk dalam pencarian orang (DPO)," imbuh Polisi lulusan Akpol ini.
Setelah menghabisi nyawa korban, kata Kanit Resmob, tersangka Risky bersama MA (DPO) membawa mayat korban ke aliran Sungai Brantas, tepatnya sekitar dua kilo meter sebelum dari lokasi ditemukan mayat tersebut mengunakan sepeda motor milik korban. 

Selain tersangka, tambah dia, Polisi juga turut mengamankan Sarwani (28) warga Kelurahan Kota Alam-Lampura, yang menerima penjualan sepeda motor TVS warna biru milik korban dari Risky. ” Tersangka Risky akan dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana, yang ancaman hukumannya penjara seumur hidup. Dan, tersangka Sarwani dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadahan barang bukti tindak kejahatan pencurian, yang ancaman hukumanya 10 tahun penjara,” Kata Kanit Resmob Polres Lampura, Andri Gustami.

Tersangka Risky, dihadapan petugas penyidik kepolisian, mengakui semua perbuatannya. Ia mengatakan, dirinya khilaf lantaran terlalu kesal dengan mertuanya, yang menginginkan dirinya bercerai dengan anaknya. ” Saya kesal saja (membunuh Nawawi). Saya sedang berkunjung dikediaman mertua, yang kebetulan tetangga dan hanya tinggal sendiri. Dengan sepupu saya (MA) memang punya rencana menghabisi nyawa mertua saya,” ujarnya.

Risky pun menceritakan ikhwal pembunuhan itu, setelah leher korban dipukul MA mengunakan batu, dirinya langsung mencekik korban dan MA menusukan pisau berkali-kali. ” Korban (Nawawi) mati, sepertinya terkena injekan dari kaki saya ke lehernya. Selain itu, korban juga terkena tusukan,” katanya. 

  • Written by Arek Adhitiya
  • Hits: 33

Subcategories

Kontak :

Jalan Lintas Timur Simpang Bawang Latak, Menggala Tulang Bawang - Lampung - Indonesia

Kritik & Saran Kirim Ke E-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

  • Today News
  • Politik
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal

Newsletter

Silahkan berlangganan Berita dengan memberikan alamat e-mail Anda.